
Jakarta (UNAS) – Biro Administrasi Kemahasiswaan (Biromawa) Universitas Nasional (UNAS) menggelar Sosialisasi Center Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Kamis (6/3/2025), di Ruang Seminar Lantai 3 Blok A, UNAS Pejaten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada mahasiswa mengenai pentingnya PKM dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan daya saing akademik.
PKM: Wadah Inovasi dan Pengembangan Mahasiswa
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan inisiatif dari Direktorat Kemahasiswaan dan Studi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan menulis, serta kemampuan mengungkapkan gagasan secara ilmiah. Program ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman, pengakuan, serta membangun jaringan akademik yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Kepala Biromawa UNAS, Kamaruddin Salim, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya kegiatan mentoring bagi mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi di ajang PKM.
“Banyak program mentoring di kampus kita karena evaluasi dari Dikti terkait kegiatan mahasiswa dilakukan setiap tahun. Kami bangga melihat mahasiswa UNAS aktif berpartisipasi dalam berbagai program, termasuk PKM,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian mahasiswa UNAS yang telah berhasil memperoleh hibah PKM, serta berharap semakin banyak mahasiswa yang berprestasi dalam program ini.
UNAS Menjadi Tuan Rumah PKM Center 2025
Pada sesi pemaparan materi, Kepala Bagian Penalaran, Martin Yudandi, S.Sos., menjelaskan bahwa PKM di UNAS akan difasilitasi langsung oleh Biromawa untuk memastikan mahasiswa mendapatkan dukungan maksimal dalam menjalankan program ini.

“Kami juga membawa kabar gembira bahwa pada tahun 2025, UNAS akan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan PKM Center. Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa UNAS untuk semakin aktif berpartisipasi dan menunjukkan potensinya,” ujarnya.
Sementara itu, Nabila Shafa Sabrina, S.Sos., menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya disiplin dan manajemen waktu dalam menjalankan proyek-proyek PKM.

“Kami ingin mahasiswa belajar bagaimana mengatur waktu dengan baik, karena disiplin adalah kunci dalam menyelesaikan proyek dan mencapai hasil yang maksimal,” katanya.
Sharing Session dan Diskusi Interaktif
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga menghadirkan sharing session yang dibawakan oleh Desfara Anggreani (Mahasiswi Prodi Keperawatan, FIKES) dan Gani Putri Aryanto (Mahasiswi Prodi Kebidanan, FIKES). Keduanya berbagi pengalaman mengenai proses seleksi dan pelaksanaan PKM, serta bagaimana program ini memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik dan profesional mereka.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pemateri dan alumni PKM, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan semangat mahasiswa dalam meningkatkan kreativitas melalui PKM. (SAF)