Logo MPR

Kuala Lumpur (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) terus memperkuat hubungannya di tingkat internasional melalui penguatan jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kehormatan ke Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya (APMUM) pada Rabu, 3 Desember 2025.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan antarlembaga serta membuka ruang kerja sama di bidang kebudayaan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Delegasi UNAS dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Kerja Sama, Dr. Irma Indrayani, M.Si., bersama Kepala Pusat Studi Budaya Nusantara, Dr. Iskandarsyah Siregar.

Rombongan UNAS disambut hangat oleh pimpinan APMUM, di antaranya Dekan Prof. Madya Dr. Sabzali Musa Kahn, Wakil Dekan Bidang Program Studi, Kebijakan, dan Kemahasiswaan Prof. Madya Dr. Tengku Intan Marlina Tengku Mohd. Ali, serta Direktur PKKM Datuk Profesor Kolonel (K) Dr. Awang Azman Awang Pawi. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan produktif, dengan pembahasan mencakup peluang kerja sama riset, penyelenggaraan konferensi, hingga program mobilitas mahasiswa dan dosen.

Dr. Irma Indrayani menuturkan bahwa UNAS berkomitmen membangun kolaborasi yang berdampak pada penguatan studi Melayu dan Nusantara. “Kawasan Asia Tenggara memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang saling terkait. Melalui kolaborasi ini, UNAS ingin turut memperkaya kajian akademik yang berakar pada identitas regional,” ujarnya.

Sementara itu, pihak APMUM menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi lintas institusi seperti ini dapat memperkuat pertukaran gagasan antara akademisi Malaysia dan Indonesia. Program bersama yang direncanakan mencakup kegiatan ilmiah, penelitian kolaboratif, serta publikasi yang menyoroti perkembangan budaya dan masyarakat Melayu kontemporer.

Melalui kunjungan ini, UNAS menegaskan perannya sebagai salah satu universitas yang aktif menjalin kemitraan internasional, sekaligus memperkuat diplomasi akademik berbasis kebudayaan. Ke depan, diharapkan kerja sama dengan APMUM dapat menjadi model sinergi antaruniversitas di kawasan ASEAN yang berorientasi pada pengembangan ilmu dan pelestarian nilai-nilai budaya. (***)