TUK Inkubator Wirausaha Mandiri UNAS Untuk Penyelenggaraan Uji Kompetensi Asesor Kewirausahaan

Jakarta (UNAS) – Inkubator Wirausaha Mandiri (IWM) hadir sebagai wadah untuk membina dan mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program yang salah satunya konsultasi. Khususnya di Universitas Nasional (UNAS) yang menargetkan bagi para civitas akademika UNAS.

IWM UNAS juga memiliki fungsi sebagai tempat uji kompetensi (TUK) atau penyelenggaraan asesmen. Sehubungan dengan hal ini, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Manisku Mandiri kembali menggandeng TUK IWM UNAS. Kali ini sebagai tempat pelaksanaan sertifikasi dan uji kompetensi asesor kewirausahaan.

Sertifikasi dan uji kompetensi asesor kewirausahaan ini ditujukan bagi calon asesor di bidang kewirusahaan untuk memperoleh sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Manisku sendiri merupakan akronim dari manajemen, bisnis dan wirausaha. Setidaknya ada 21 peserta yang mengikuti kegiatan ini, baik dari internal maupun eksternal UNAS.

Ketua pelaksana Ir. Asep Sopandi, M.M., menyampaikan, “adapun tujuan dari pelatihan ini antara lain agar asesi mampu memahami kebijakan sistem sertifikasi, merencakan aktivitas dan proses asesmen, memberikan konstribusi dalam validasi serta melaksanakan asesmen,” ujarnya di Ruang Kelas 003 Blok 3 UNAS.

Dari tujuan yang telah disampaikan, akan tertuang dalam materi yang disajikan dalam waktu 40 JPL (Jam Pembelajaran) yang diatur dalam waktu selama empat hari Senin-Kamis, 6-9 September 2021. Materi-materi yang disampaikan antara lain kebijakan sistem sertifikasi kompeten dan merencakan aktivitas dan proses asesmen. Kemudian, kontribusi dalam validasi asesmen dan melaksanakan asesmen.

Drs. Suadi Sapta Putra, M.Si.M.

Di sisi lain, Kepala IWM UNAS Drs. Suadi Sapta Putra, M.Si.M., mengatakan bahwa kedepan LSP Manisku Mandiri juga dapat menggandeng BP-Pro (Badan Pengembangan Profesi) di Universitas Nasional. Hal ini juga dilihat dari skema sertifikasi yang berhubungan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa khususnya. “Jadi nanti diharapkan LSP bisa bekerjasama dengan BP-Pro,” tutur Suadi.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M., juga turut hadir untuk memberikan sambutan dalam acara ini. Serta menyampaikan tanda terima kasih karena UNAS telah berkesempatan sebagai tempat uji kompetensi.

Pelaksanaan penyampaian materi selanjutnya dilaksanakan di Ruang Rapat Cyber Library UNAS. Setelah 4 hari berkegiatan menerima materi yang disampaikan oleh master asesor BNSP, selanjutnya pada pelaksanaan hari kelima para calon asesor melakukan uji asesmen. Uji asesmen ini guna mengevaluasi capaian para calon asesor serta menentukan kelayakan untuk menyandang profesi sebagai asesor.

Adapun pelaksanaan uji asesmen dilakukan pada hari Jumat, 10 September 2021 yang bertempat di Cyber Library UNAS. Dengan konsep praktek langsung para calon asesor harus melakukan reka adegan untuk betul-betul memahami perannya sebagai asesor. Serta diperlukan pelengkapan berkas yang juga sebagai penilaian oleh master asesor BNSP. (*ARS)

Mungkin Anda Menyukai