Pusbitep-2D Unas Dipercayai Dekontebe dan Kerjasama Kemendagri Menulis 3 Buku

Jakarta (UNAS) – Direktorat Dekonsentrasi Tugas Pembantuan (Dekontebe) dan Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri menggandeng tim Pusat  Studi Birokrasi Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Desa Universitas Nasional (Pusbitep-2D Unas) dalam penyusunan buku. Terdapat tiga buku yang dipercayai kepada Unas yaitu buku Kecamatan, buku Dekontebe, dan buku Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah.

Buku yang ditargetkan terbit pada tahun ini mendapat bantuan pembiayaan oleh Kemendagri yang turut memfasilitasi acara penyelarasan buku yang dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu (8-9/10/2021). Pelaksanaan acara berada di dua tempat yaitu secara langsung di Mess Kemendagri Cipanas, Bogor dan virtual melalui aplikasi Zoom.

Ketua Pusbitep-2D Unas Dr. Zulmasyur, M.Si., yang ditemui secara terpisah pada Rabu (13/10/2021) mengatakan tujuan dari acara ini yaitu untuk penyelarasan dalam penulisan buku antara ketiga buku yang ditulis. Ia juga menambahkan penulisan buku ini sebagai salah satu pengabdian dari Pustibep-2D Unas terhadap bangsa dan negara.

“Nama Universitas Nasional nanti di 34 provinsi akan ada terutama para penulis. Buku ini akan dibaca oleh para camat, bupati, wali kota dan gubernur di seluruh Indonesia,” ucap Zulmasyur yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Asosiasi Ilmuan Administrasi Negara kepada tim Humas Unas.

Dihadiri secara virtual oleh Direktur Dekontebe dan Kerja Sama Kemendagri Dr. Prabawa Eka Soesanta, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa penulisan buku ini sebagai salah satu program yang diharapkan dapat menjadi pertimbangan akademis maupun juga praktis dalam pengembangan kebijakan Kemendagri.

“Mudah-mudahan buku ini bisa menjembatani kerisauan-kerisauan kami di Kementerian Dalam Negeri dan tentunya kalau perlu ditulis lagi kedalamannya”, tuturnya saat memberikan sambutan.

Ketiga buku tersebut masing-masing dimintai pendapat dan pemahaman dari tiga pakar yaitu Ketua Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara Prof. Dr. Nurliyah Nurdin, M.A., Ahli Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Bandung Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., SH., MH., M.Si., dan Wakil Rektor I Universitas Pawyatan Daha Kediri Dr. Joko Siswanto.

Setelah itu, ketiga buku tersebut diselaraskan oleh Guru Besar Ilmu Administrasi Universitas Terbuka Prof. Dr. Hanif Nurcholis. Penyelarasan buku dilaksanakan bersama tim penulis dan tim editor agar dapat terimplementasi. Serta turut mengundang pakar atau stakeholder yang terlibat dalam perbantuan penyusunan kelengkapan data dan isi dari buku tersebut. (*ARS)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 4 =