Jakarta (UNAS) – Korean Speech World Contest merupakan kontes bahasa Korea tahunan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa yang memiliki kemampuan berbahasa Korea di seluruh dunia. Saat ini K-Speech World Contest sudah dilakukan yang ke 28 kalinya yang akan dilakukan pada bulan Agustus 2024 di Laos. Universitas Nasional yang mempunya Prodi Bahasa Korea turut andil berpartisipasi dalam kontes tersebut sekaligus menjadi tuan rumah kegiatan.

Di Indonesia, K-Speech Contest telah terlaksana ke 22 kali di Auditorium Universitas Nasional pada Sabtu (8/06) dan sukses dalam menyaring bakat tingkat nasional untuk perwakilan Indonesia pada K-Speech World Contest ke – 28 di Laos yaitu Anggita Lintang Herdiwan mahasiswa asal Universitas Gadjah Mada sebagai juara pertama dan Kezia Naomi Natasha mahasiswa Prodi Bahasa Korea UNAS.

Ketua Program Studi Bahasa Korea Fahdi Sachiya, S.S., M.A., mengatakan tujuan kegiatan tersebut untuk memilih mahasiswa yang fasih dan mahir berorasi dalam Bahasa Korea. “Dengan teknik yang baik dan benar, mengangkat tema-tema sosial, budaya hingga perdamaian dunia dan semenajung Korea, kegiatan ini akan menyaring mahasiswa terbaik untuk mewakili Indonesia di Laos nanti,” katanya di Aula UNAS.

Dalam kegiatan K-Speech tersebut, diselenggarakan oleh K-Speech Asosiasi di Indonesia, didukung oleh K-speech Asosiasi Korea bekerjasama dengan universitas-universitas yang memiliki program studi bahasa korea salah satunya adalah Prodi Bahasa Korea Universitas Nasional. Adapun peserta dalam lomba orasi ini, berasal dari empat universitas yaitu, UNAS, UI, UPI dan UGM.

Ia berharap, mahasiswa Prodi Bahasa Korea UNAS dalam kegiatan tersebut bisa memiliki rasa percaya diri dan dapat meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Korea. “Harapan saya acara ini bisa memberikan pengalam terhadap seluruh partisipan, memberikan rasa percaya diri dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Korea dan dapat bersaing di tingkat dunia,” ujarnya.

Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNAS, Dr. Somadi, M.Pd mengungkapan sebagai Prodi yang baru saja meraih akreditasi Unggul, mahasiswa dapat termotivasi untuk terus berprestasi. “Kami mempunya sekitar empat ratusan mahasiswa Prodi Bahasa Korea dan untuk menunjang Kemahiran berbahasa harus bisa berbicara dalam Bahasa Korea, dan hari ini kegiatan yang sangat penting bagi mahasiswa untuk menyimak karena akan menjadi bekal keahlian dan keterampilan berbahasa,” ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Korea Speech Association Indonesia Branch Chairman, Kim Kyung Seok selaku President of Korea Speech Oratory Association dan Woo Yong Taek. Sehari sebelumnya, mahasiswa dibekali dengan Kuliah Umum yang diberikan oleh Kim Kyung seok pada Jumat (7/06) di Aula UNAS. (MPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =