Jakarta (UNAS) – Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (Himapublik) Universitas Nasional (UNAS) menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema “Building Adaptation Strategis to Overcome the Extreme Impact of Climate Change on Food Security”, Kamis, (4 Juli 2024), di Ruang Aula Blok 1 Lt. 4 UNAS. Seminar Internasional turut menghadirkan Puteri Indonesia Pendidikan & Kebudayaan 2024 Melati Tedja sebagai Keynote Speaker.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS Dr. Dra. Erna Ermawati Chotim, M.Si., Wakil Dekan Bidang Administrasi Akademik dan Keuangan FISIP UNAS Dr. Aos Yuli Firdaus, S.I.P., M.Si., Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP UNAS Dr. Bhakti Nur Avianto, S.I.P., M.Si.,  para dosen dan mahasiswa dilingkungan program studi Administrasi Publik.

Puteri Indonesia Pendidikan & Kebudayaan 2024 Melati Tedja.

Adapun pembicara dalam Seminar Internasional ini yaitu, Assistant Professor Economics From Rajshahi University, Bangladesh, Nasrin Islam B.S.S (Honours)., M.S.S., Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional RI Dr. Sri Nuryati, STP., MP., Dosen Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Dr. Ir. Dodo Gunawan, DEA. dan Sekretaris Program Studi Administrasi Publik Khoirul Abror Ad-Dluha Ghoni, M.Ap. serta dimoderatori oleh Dosen UNAS Tri Rahayu, S.S., M.Hum.

Pada pidato singkatnya, Puteri Indonesia Pendidikan & Kebudayaan 2024 Melati Tedja menyampaikan terkait dengan pengertian climate change itu sendiri, mengapa ketahanan pangan sangat penting, dampak climate change terhadap ketahanan pangan serta bagaimana strategi adaptasi dalam mengurangi kerentanan pada perubahan iklim di sektor pertanian dan makanan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS Dr. Dra. Erna Ermawati Chotim, M.Si., saat meberikan sambutannya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS Dr. Dra. Erna Ermawati Chotim, M.Si., mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam Seminar Internasional relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, dampak ekstrem perubahan iklim terhadap ketahanan pangan adalah tantangan yang dihadapi bukan hanya di Indonesia namun juga dunia.

Ia pun mengapresiasi para mahasiswa dalam menyelenggarakan Seminar Internasional ini dengan mengundang para pembicara yang ahli dalam bidangnya untuk berbicara mengenai perubahan iklim dan ketahanan pangan. Erna juga menyampaikan terima kasih kepada keynote speaker yang telah hadir untuk menyampaikan pandangan dan gagasannya terhadap tema yang diangkat.

“Hari ini, kami merasa terhormat mendengar wawasan dan pengetahuan dari para ahli terkemuka di bidang perspektif mereka. Saya sangat bangga dan bersyukur atas kehadiran keynote speaker kami, Melati Tedja, Puteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia 2024, yang telah memberikan inspirasi luar biasa bagi generasi muda untuk peduli terhadap isu-isu global seperti ketahanan pangan dan perubahan iklim.” Ujar Erna, dalam sambutannya.

Erna juga mengatakan bahwa seminar ini merupakan kesempatan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan besar perubahan iklim dan ketahanan pangan. “Saya berharap melalui diskusi dan kolaborasi ini, kita dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk membangun sistem ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” harapnya.

Dalam seminar Internasional ini para pembicara membahas berbagai topik diantaranya mengenai bagaimana perubahan iklim terhadap situasi ketahanan pangan Indonesia yang disampaikan oleh Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional RI Dr. Sri Nuryati, STP., MP., Adaptasi perubahan iklim untuk membangun ketahanan pangan nasional dilihat dari pembangunan  food estate di kalimantan Tengah disampaikan oleh Dosen Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Dr. Ir. Dodo Gunawan, DEA.

Kemudian, membangun strategi adaptasi untuk mengatasi dampak ekstrim perubahan iklim terhadap ketahanan pangan disampaikan oleh Assistant Professor Economics From Rajshahi University, Bangladesh, Nasrin Islam B.S.S (Honours)., M.S.S., dan Sekretaris Program Studi Administrasi Publik Khoirul Abror Ad-Dluha Ghoni, M.Ap. menyampaikan terkait dengan konsep Zero Waste untuk keberlanjutan. (MPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 5 =