Jakarta (UNAS) – Fakultas Bahasa dan Sastra UNAS memfasilitasi para dosen dalam publikasi jurnal terindeks Scopus dengan pelatihan selama tiga hari mulai dari tanggal 7 hingga 9 Juni 2024. Kegiatan tersebut selain sebagai bentuk implementasi Kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Nasional dan Universitas Hasanudin Makassar juga untuk menunjang dosen dalam pengurusan Jabatan Fungsional dan sebagai persyaratan untuk Program Doktoral bagi dosen yang sedang melanjutkan pendidikannya.

“Pelatihan ini sebagai salah satu informasi keluar bahwa dalam penulisan jurnal terindeks Scopus tidak murah dan tidah mudah, sehingga kita berupaya sekuatnya untuk mengejar hal itu. Ini merupakan syarat wajib dan mutlak bagi dosen yang sedang melakukan pengurusan kepangkatan atau jabatan fungsional dan juga bagi dosen Fakultas Bahasa dan Sastra yang sedang melanjutkan studinya di jenjang Doktoral,” tutur Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Dr. Somadi, M.Pd di Ruang Seminar Menara UNAS.

Prof. Dr. Fathu Rahman, M.Hum.,Guru Besar Universitas Hasanuddin  saat memberikan materi kepada para dosen FBS Unas.

Ia menyampaikan kegiatan tersebut adalah bentuk implementasi kerjasama UNAS dan UNHAS yang mana memang publikasi karya ilmiah memerlukan kolaborasi yang baik. “Kami lakukan pendampingan supaya terus dalam pantauan kami, kami optimalkan sebaik mungkin kerjasama ini dalam bidang publikasi bersama, ini juga salah satu upaya dalam mendorong akreditasi Prodi yang ada di Fakultas Bahasa dan Sastra,” paparnya.

Sementara itu, Narasumber dalam kegiatan yaitu Guru Besar Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Fathu Rahman, M.Hum menyampaikan bahwa pelatihan ini sebagai penguatan dan peningkatan individu tenaga pengajar bertanggung jawab untuk mendorong ilmu pengetahuan. “Salah satunya melalui pelatihan publikasi, ini sudah dipersiapkan sedemikian baik untuk seluruh dosen membangun wawasan yang bisa mereka gunakan untuk pengurusan kepangkatan jabatan fungsional,” katanya kepada Tim Humas.

Fathu melanjutkan, melihat potensi dosen yang sangat luar biasa, pelatihan publikasi jurnal terindeks scopus ini diharapkan ketika memulai publikasi bisa berjalan normal, wajar dan terstruktur. “Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan ini UNAS bisa meningkatkan Kualitas dan Kuantitas publikasi bersama dengan perguruan tinggi lainnya,” ujarnya. Dengan publikasi yang sudah terindeks Scopus maupun jurnal berkualitas, Fathu mengungkapkan hal tersebut dapat membawa nama baik UNAS di dunia Pendidikan. “Dengan publikasi kita bisa menawarkan pikiran yang cemerlang hal tersebut bisa untuk membawa nama baik UNAS tentunya,” pungkasnya.

Tak kalah penting, Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar tersebut berharap agar mahasiswa dalam kebutalan studi mereka juga menerapkan publikasi agar bisa berkontribusi dalam kepentingan Universitas dalam mempertahankan akreditasinya. “Bukan hanya dosen tapi juga mahasiswa dapat berkolaborasi bersama dosen dengan mengikuti ketentuan yang ada,” Tutupnya pada Minggu (9/06). (MPR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 11 =