Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Gelar Kuliah Umum Fisika Bangunan

JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Universitas Nasional (HMTF UNAS) melangsungkan kuliah umum dan Pelatihan Software Fisika Bangunan bertajuk‘Implementasi Fisika Bangunan dalam Perencanaan Bangunan Hijau’, pada Rabu, (11/04). Bertempat di Ruang SangSang Universirty, UNAS, kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa dan merupakan bagian dari mata kuliah wajib program studi teknik fisika.

“Kuliah umum ini merupakan salah satu penunjang untuk aplikasi teori dalam perkuliahan. Tujuannya supaya mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori-teori dikelas saja tetapi juga pelatihan dan praktek secara langsung melalui orang yang berkompeten dibidangnya,” ujar dosen teknik fisika, Febria Anita, S.Si., M.Sc. saat ditemui usai acara.

Ia menambahkan, pelatihan ini juga bertujuan sebagai penunjang dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dalam bentuk sertifikat, dimana nantinya para mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan dapat memperoleh kredit poin untuk menambah nilai dalam SKPI sebagai salah satu prasyarat kelulusan.

Kegiatan ini mendatangkan pembicara yang kompeten dalam bidang fisika bangunan, Core Founder of Green Building Council Indonesia (GBC), Ir. Rana Yusuf Nasir. Ditemui usai acara, ia menyampaikan bahwa fisika bangunan atau teknik fisika merupakan sebuah keilmuan yang memberikan sebuah penerapan teknologi dari kaidah-kaidah fisika dalam industri pembangunan baik manufaktur maupun pembangunan.

“Teknik Fisika itu jurusan keilmuan yang tepat dalam rangka untuk membangun merencakaan sebuah bangunan sampai mengoperasikannya untuk lebih efisien dalam energi. Jadi saya hanya bicara dalam konteks energi dan bangunan, kalau bicara soal ilmu, bahan bahan akustik atau pencahayaan itu juga ranahnya teknik fisika,” imbuhnya.

Dalam hal ini, lanjut Rana, teknik fisika merupakan ranahnya bagaimana membuat gedung, efisien dalam energi, efisien dalam air, lingkungan udara yang sehat dan nyaman, dan pengoperasian yang termanajemen. Menurutnya, fisika bangunan merupakan tempatnya masyarakat industri.

“Bidang teknik fisika merupakan sebuah pemersatu kolaborasi antara bermacam-macam disiplin ilmu yang dulu diturunkan oleh orangtua budaya bangsa seperti mesin, sipil, arsitek, dan elektrikel. Bukan hanya itu, disinilah tempatnya dan kita harus bangga dengan adanya teknik fisika karena kita punya kontribusi yang besar dalam bangunan, terutama sekarang dengan gerakan green building yang memiliki performa tinggi, inilah ranah kita,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Teknologi dan Sains (FTS) UNAS, Basori, S.T., M.T., Ketua Program Studi Teknik Fisika, Fitria Hidayanti, S.Si., M.Si. serta para dosen dari lingkup FTS.(*NIS)

You May Also Like