Jakarta (UNAS) – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Nasional (UNAS) Anita Tri Yulianti berhasil membawa pulang medali emas dalam kejuaraan pencak silat pada 29 Februari – 03 Maret 2024 di Gor Indoor Bandung Bedas, Jawa Barat, Indonesia.

Perempuan kelahiran tahun 2004 yang berasal dari Lombok itu mengungkapkan  bahwa ia meraih juara satu  dan berhasil meraih medali emas serta sertifikat. Anita termasuk mahasiswa yang aktif dalam organisasi, bahkan ia mampu membagi waktu kuliah dengan bela diri pencak silat dengan cara kuliah di pagi atau siang hari dan latihan pencak silat pada sore atau malam hari juga waktu libur. “Dengan adanya bela diri pencak silat ini saya selalu memprioritaskan waktu untuk kuliah seperti menentukan jam belajar, mengerjakan tugas dan persiapan ujian,” tuturnya.

Ia bergabung dengan Perguruan Satria Muda Indonesia dan diikuti sejak sekolah menengah pertama. Ini merupakan cita-cita yang diharapkan sedari kecil untuk menjadi pemenang kejuaraan pencak silat.

Ia menambahkan, dalam dunia pencak silat terdapat pengalaman yang tidak mengenakan yakni cedera saat berlatih dan bertanding. Terutama untuk teknik-teknik yang melibatkan kontak fisik, seperti tendangan atau pukulan dan dapat dipastikan mengalami risiko cedera. Anita juga menyampaikan tujuan dalam mengikuti kejuaraan pencak silat 2024 yaitu untuk mencapai prestasi, mengembangkan keterampilan lebih lanjut, dan memperluas jaringan sosial dalam dunia pencak silat.

Setelah mengungkapkan bahwa meraih juara satu dan menyampaikan tujuan, Anita mempunyai harapan secara pribadi setelah mengikuti kejuaraan pencak silat 2024 “Harapan saya adalah dapat meningkatkan keterampilan teknik, meraih medali, mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga, dan menginspirasi orang lain untuk terlibat dalam olahraga ini,” jelasnya.

Ia melanjutkan, dalam mengikuti kejuaraan pencak silat ini tidak mudah. Dimulai dengan latihan yang teratur dan intensif untuk mempersiapkan fisik dan teknik, kemudian mendaftar untuk kompetisi yang diinginkan, berpartisipasi dengan semangat dan keberanian, serta belajar dari pengalaman dalam bertanding baik itu kemenangan maupun kekalahan. (SAF)