UPT MPR Latih Mahasiswa Jadi Garda Depan dan Cyber Army

JAKARTA (UNAS) – Puluhan orang mahasiswa mengikuti pelatihan Unas Promotion Team dan Cyber Army yang digelar oleh Unit Pelaksana Teknis Marketing Public Relations (UPT MPR), Selasa – Rabu, 12-13 Desember 2017. Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak agen-agen perubahan yang akan membantu Universitas Nasional untuk mensosialisasikan program studi dan keunggulannya kepada masyarakat.

Mahasiswa peserta pelatihan tersebut berasal dari berbagai progam studi di Universitas Nasional. Jumlahnya mencapai 40 orang, dan telah melalui bebagai seleksi ketat untuk mengikuti pelatihan. Seleksi tahap awal ini terdiri dari seleksi administrasi dan wawancara. Setelah lulus seleksi tersebut, para peserta mengikuti pelatihan Unas Promotion Team dan Cyber Army.

Pelatihan yang telah memasuki tahun ke-11 turut diisi oleh pemateri dari berbagai fakultas, sekolah pascasarjana dan beberapa biro. Tak hanya mengenal informasi tentang fakultas, program studi, sekolah pascasarjana dan biro-biro yang terkait dengan pendaftaran, peserta juga mendapatkan informasi tentang beasiswa untuk calon mahasiswa baru serta pelatihan tentang pemasaran. Bahkan pada hari terakhir, peserta juga mempraktekkan teknik penjualan dengan berjualan aqua di lingkungan Universitas Nasional.

‘’Kami berharap melalui pelatihan ini, mahasiswa dapat memahami product knowledge Universitas Nasional, fakultas, sekolah pascasarjana dan biro akademik serta keuangan, dalam kaitannya dengan pendaftaran mahasiswa baru. Nantinya, mereka akan menjadi garda depan Universitas Nasional untuk mensosialisasikan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Universitas Nasional,’’ ungkap Manajer UPT Marketing Public Relations, Dian Metha Ariyanti, S.Sos., M.Si.

Berbeda dengan tahun lalu, lanjut Metha, kali ini peserta turut mendapatkan materi tentang Digital Era, khususnya Sosial Media. ‘’Universitas Nasional sangat menyadari perubahan teknologi saat ini turut berdampak pada perubahan pola pemasaran dan kehumasan. Yang sebelumnya menggunakan cara konvensional, saat ini diarahkan ke arah digital. Sehingga, cara yang paling efektif adalah menggunakan media sosial dengan cara menggerakkan potensi yang ada di Universitas, mulai dari mahasiswa, karyawan maupun dosen untuk mempromosikan Universitas Nasional,’’ paparnya.

Namun, pelatihan ini tidak hanya melatih tentang pengetahuan tentang produk saja, melainkan juga nilai-nilai lain yang bermanfaat untuk para mahasiswa. Nilai-nilai seperti kepemimpinan (leadership), kreativitas, keberanian turut diberikan pada pelatihan kali ini. Tak hanya itu saja, pelatihan ini nantinya juga akan turut menambah nilai Satuan Kegiatan dan Prestasi Mahasiswa (SKPM) yang terdapat pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).

You May Also Like